PUISI TENTANG AYAH
Kadang..
Berat rasanya hati ini melihat pandanganmu
Kau melamun, mungkin itu penyebab kepalamu penuh uban
Mungkin kau memikirkan masa depanku
Atau mungkin kau memikirkan nasib keluargamu
Terasa sesak ku lihat pandangan kosongmu
Kau asik bertamu dengan pikiranmu
Ada batu-batu besar yang coba kau pecahkan
Ku coba bantu, tapi kau larang
Hak mu adalah senang, jangan kau buat ku berdosa katamu
Itu seperti cambuk bagiku
Kau berikan hak mutlak untukku, tapi apa kau punya hak??
Tidak, maka ku pun kan lepaskan kewajibanmu
Dan ku buat peraturan yang memastikan...
kau kan temukan kebahagiaan di tanganku
Berat rasanya hati ini melihat pandanganmu
Kau melamun, mungkin itu penyebab kepalamu penuh uban
Mungkin kau memikirkan masa depanku
Atau mungkin kau memikirkan nasib keluargamu
Terasa sesak ku lihat pandangan kosongmu
Kau asik bertamu dengan pikiranmu
Ada batu-batu besar yang coba kau pecahkan
Ku coba bantu, tapi kau larang
Hak mu adalah senang, jangan kau buat ku berdosa katamu
Itu seperti cambuk bagiku
Kau berikan hak mutlak untukku, tapi apa kau punya hak??
Tidak, maka ku pun kan lepaskan kewajibanmu
Dan ku buat peraturan yang memastikan...
kau kan temukan kebahagiaan di tanganku
Banjarmasin, 15 Juni 2011
bikin sedih puisinya
BalasHapus